ONLINE-SPIRIT.COM, INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Camat Tallo, Kerajinan Bambu di Kel Lakkang Perlu Bantuan Pemerintah
Camat Tallo, Kerajinan Bambu di Kel Lakkang Perlu Bantuan Pemerintah

Camat Tallo, Kerajinan Bambu di Kel Lakkang Perlu Bantuan Pemerintah

Foto, Camat Tallo saat mengunjungi kerajinan bambu di Lakkang.

Makassar, online-spirit.com.- Kerajinan bambu di Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, perlu ada terobosan, termasuk perhatian dari pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat khususnya kementerian yang terkait.
Foto, rumah adat terbuat dari bambu salah satu hasil kerajinan warga Kel Lakkang.

Pada kesempatan tersebut, dia berharap agar ini dijadikan produk andalan masyarakat setempat, dapat dimasukkan di pasar kompetitif, kerajinan bambu ini memiliki nilai jual dan menjadi ekonomi desa setempat.

Camat Tallo, Andi Zainal A Takko, SE, bersama Ketua TP PKK Kecamatan Tallo, Habriah Wahab mengakui kerajinan bambu di Kelurahan Tallo, memiliki potensi apik karena jenis produknya berkembang.

Selain itu, disampaikan pula agar kerajinan bambu sudah mengarah suvenir, seperti  tempat tisu dan lampu dan suvenir lainnya, sudah waktunya Kelurahan Lakkang punya produk ikonik.

Semoga saja kerajinan bambu ini bisa, masuk kepasaran,” ucap Andi Zainal A Takko, SE, saat diminta menjadi juri pada lomba kerajinan dari bambu, dimalam pesta rakyat Kelurahan Lakkang, Sabtu (31/8/2019), malam tadi.

Menurut Zainal A Takko, SE, perlu penguatan kelompok hingga akses pasar agar kerajinan khas ini semakin berkembang. “Penganekaragaman produk kerajinan ini juga menjadi penting,” jelasnya.

Diakhir keterangannya kita semua berharap perlu ada standarnisasi kualitas, serta, peningkatan kompetensi perajin, “Modal dan kemitraan itu pasti dari berpikir individual ke cara berpikir kelompok,” terangnya. (*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.