-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

**** SPIRITNEWS MASKERKU MENYELAMATKANKU DARI PENULARAN VIRUS COVID-19 "AYO KITA SEMUA SELALU CUCI TANGAN PADA AIR YANG MENGALIR, TETAP JAGA JARAK, HINDARI KERUMUNAN, SELALU MEMAKAI MASKER" ****
Isteri Pejabat Pemkab Barru, Meninggal Akibat Kekerasan Benda Tumpul
Isteri Pejabat Pemkab Barru, Meninggal Akibat Kekerasan Benda Tumpul

Isteri Pejabat Pemkab Barru, Meninggal Akibat Kekerasan Benda Tumpul

Foto, Almarhuma Sulaiha Djafar, saat ditemukan dalam mobil yang sedang parkir.

SpiritNews.com.- Sesuai dengan hasil pemeriksaan Tim Medis Kedokteran Kepolisian Negara Daerah Sulsel, menyampaikan bahwa sesuai dengan hasil pemeriksaan diduga kuat istri salah seorang pejabat di Pemerintahan Kabupaten Barru itu meninggal dunia didalam mobilnya karena dibunuh.

Sementara almarhum Perempuan Sulaiha Djafar, salah seorang karyawati  di Universitas Negeri (UNM) Makassar, yang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa didalam mobilnya yang sedang terparkir diwilayah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel, Pada Hari Jumat tadi Tanggal 22-03-2019.

Berdasarkan pantauan awak media ini, terlihat mayat perempuan ini, ditemukan oleh salah seorang Warga Dusun Japing, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, di dalam sebuah mobil berwarna biru, dengan Nomor Polisi DD 1472 AM, diperkirakan sekitar jam 08.00 Wita, sesuai dengan gambar almarhuma ditemukan dengan leher mayat tersebut tersangkut pada sabuk pengaman di tempat duduk sebelah kiri.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Kombes Pol Farid Amansyah akibat kematiannya itu tidak wajar dan diduga matu karena di  bunuh, tutur Farid.

Sedangkan Tim Kedokteran Kepolisian Polda Sulawesi Selatan, melakukan visum luar terhadap korban, dari tubuh korban terdapati tanda-tanda kekerasan di kepala dan penyumbatan di bagian pernapasan.

Lebih lanjut Kombes Farid, menjelaskan kami memang menemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul di pipi sebelah kiri dan penyumbatan pada pernafasan di bagian luar, di leher, ucapnya.

Farid juga menuturkan bahwa untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban yang dinilai tidak wajar tersebut, Tim Kedokteran Kepolisian Negara Daerah  Sulsel, masih harus melakukan otopsi di dalam tubuh korban.

Diperjelas Farid bahwa kami masih menunggu persetujuan keluarga dan surat permintaan penyidik, kalau sudah ada langsung otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban, terangnya.

Mayat wanita yang ditemukan warga Dusun Japing, Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa, dalam sebuah mobil berwarna biru, bernomor Polisi DD 1472 AM, sekitar pukul 08.00 Wita. Saat ditemukan, leher mayat tersebut tersangkut sabuk pengaman.  (*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.