-->

SPIRITNEWS BERITANYA: LUGAS, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Bupati Pangkep Arahan Dipembukaan Uji Kompetensi Wartawan
Bupati Pangkep Arahan Dipembukaan Uji Kompetensi Wartawan

Bupati Pangkep Arahan Dipembukaan Uji Kompetensi Wartawan

Foto, Bupati Pangkep H Syamsuddin Andi Hamid saat sambutan
 di acara UKW di Kota Pangkajene Kepulauan.

SpiritNews.com.- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sulsel, tak henti hentinya menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan hal ini merupakan sebuah langkah maju dalam mewujudkan wartawan profesional, amanah dan bertanggungjawab.
Foto, H Ismail Nawawi saat sambutan di pembukaan UKW 
yang di Selenggarakan Pokja PWI Pangkep/

Sementara Uji kompetensi wartawan sudah berulang kali diselenggarakan oleh Pengurus PWI Sulsel Priode 2015-2020, namung untuk Pokja PWI Kab Pangkep, yang pertama kalinya dilaksanakan selama dua periode kami menakhodai Kabupaten Pangkep,katanya.

Untuk itu, pemerintah kabupaten Pangkep sangat mengapresiasi, ungkap Bupati Pangkep H. Syamsuddin A. Hamid, SE, saat memberikan pengarahan pada pembukaan uji kompetensi wartawan yang dilaksanakan kelompok kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Kabupaten Pangkep di gedung pertemuan SMA Negeri 11 Kabupaten Pangkep, Kamis (27/12/2018).

“Saya tidak pernah menduga ketua kelompok kerja PWI Kabupaten Pangkep, Drs. H. Bisman mampu mendatangkan pengurus PWI Pusat, Dewan Pers serta Pengurus PWI Provinsi Sulawesi Selatan di daerah tiga dimensi Kabupaten Pangkep, tandas mantan Kepala Desa Batara Kecamatan Labakkang.

Dengan diselenggarakannya uji kompetensi wartawan kelompok kerja persatuan wartawan Indonesia Kabupaten Pangkep, kiranya Pokja PWI Pangkep dapat menata ulang mekanisme peliputan di daerah tiga dimensi Kabupaten Pangkep. Dihimbau kepada segenap rekan-rekan wartawan – wartawati peliput Pangkep agar dapat mengikuti jejak pengurus Pokja PWI Pangkep demi tercipta dan terwujudnya sinergitas antara pemerintah daerah dengan segenap wartawan peliput Pangkep.

Segenap wartawan – wartawati peliput Pangkep agar memahami pentingnya uji kompetisi wartawan mengingat ke depan bagi wartawan – wartawati yang belum mengikuti uji kompetensi akan ditertibkan, ungkap Ketua Dewan Pers diwakili Hendry Ch Bunga.

“Jangan pernah menganggap remeh uji kompetensi wartawan. Olehnya itu, kami himbau segenap wartawan – wartawati, bukan saja peliput Pangkep tetapi secara nasional hendaknya mengikuti uji kompetensi wartawan agar tercipta dan terwujud wartawan profesional, amanah dan bertanggungjawab di daerah masing-masing,” tandas Hendry Ch Bunga yang juga berperan sebagai penguji Uji Kompetensi Wartawan.

Sementara Ketua PWI Pusat diwakili ocktaf, menyebutkan, penyelenggaraan uji kompetensi wartawan yang diinisiasi pengurus kelompok kerja PWI Kabupaten Pangkep merupakan sebuah langkah terobosan, mengingat seperti yang dikatakan Bupati Pangkep H. Syamsuddin A. Hamid bahwa kegiatan UKW ini merupakan yang pertama diselenggarakan di Kabupaten Pangkep selama dua periode menjabat bupati Pangkep.

“Kami patut memberikan acungan jempol dua atas inisiasi pengurus kelompok kerja persatuan wartawan Indonesia Kabupaten Pangkep yang menyelenggarakan uji kompetensi, sembari mengimbau segenap pengurus PWI Kabupaten/Kota se Indonesia untuk menyadari pentingnya uji kompetensi wartawan, pungkasnya.
Foto, Para Penguji UKW Yang diselenggarakan Pojka Kabupaten Pangkep

Perlu diketahui, tahun 2019 mendatang, bila wartawan – wartawati yang hendak mengikuti uji kompetensi harus berjenjang mulai dari kelompok muda, setelah dua tahun mengantongi sertifikasi kelompok muda kemudian mengikuti jenjang madya, selanjutnya jenjang utama melalui seleksi ketat terutama yang berkaitan dengan payung hukum yang dimiliki perusahaan penerbitan, minimal berbentuk PT. Tidak dibenarkan menggunakan lembaga, yayasan atau CV, ungkap Ketua Bidang Pendidikan PWI Sulsel, H. Ismail. (*).





Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.