INDEPENDEN DAN TERPERCAYA

****ONLINE.SPIRIT.COM**** DITERBITKAN OLEH : YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH, ****NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM, ****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015****,--SELALU MENDAHULUKAN, CEK DAN RICEK, DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA, DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA, ITULAH KORAN SPIRITNEWS " JADIKANLAH KORAN DAN ONLINE-SPIRITNEWS.COM,BACAAN SEHARI HARI, SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
 Dandim 1415, Bagunan Tiang Pancang Jembatan Gunakan Material Pasir Kelas Satu
 Dandim 1415, Bagunan Tiang Pancang Jembatan Gunakan Material Pasir Kelas Satu

Dandim 1415, Bagunan Tiang Pancang Jembatan Gunakan Material Pasir Kelas Satu


Foto, Dandim 1415/Kep Selayar Letkol Armed Yuwono, S.Sos, MM, 
bersama Personil TMMD 102, persiapan  Pasang Tiang Pancang Jembatang. 

SpiritNews. com.- Dansatgas Pra TMMD Reguler Ke 102 di Wailayah Kodim 1415/Kep Selayar, mengatakan bahwa “ Sekali Mendayung Dau Tiga Kali Terlapmau”, dan menurutnya pepatah ini mungkin tepat untuk menggabarkan tahapan demi tahapan pekerjaan yang telah berhasil dilalui dengan mulus oleh Anggota Pra TMMD Reguler Ke 102 di Wilayah Kodim 1415/Kep Selayar, bersama Warga setempat.

Sementara berdasarkan pemantauan awak media ini, pepatah tersebut sudah terbukti karena sampai di hari Senin Tanggal 04 Juni 2018., siang pekerjaan perintisan jalan ruas kampung Dodaiya Desa Laiyolo Baru Kec Bontosikuyu, telah memasuki tahapan pengecoran dan pemasangan besi tiang pancang jembatan yang ditanam diatas mulut empat buah sumuran pondasi.

Dansatgas TMMD Reguler Ke 102 Letkol Armed Yuwono, S.Sos, MM, yang tiba dilokasi TMMD bersama pelaksana harian dan Unit Intel Dim 1415/Kep Selayar, Serka Darmawan didampingi oleh Ajudan Dandim Partu Subhan, memberikan keterangan Pers  kepada awak media ini dilokasi Pra TMMD Reguler ke 102.

Pada kesempatan tersebut Letkol Arm Yuwono, S.Sos, MM, menuturkan saat ditemui oleh awak media ini, dalam uraian menjelaskan bahwa tiang pancang jembatan yang dibangun dari campuaran pasir dan kerikil Yang digunakan untuk kegiatan TMMD diklasifikasikan sebagai pasir dan batu kerikil kelas satu, kata Dansatgas TMMD Ke 102, jelas Yuwono, pada awak media belum lama ini.

Selain itu Yuwono juga menambahkan bahwa pepatah Sekali mendayung, itu karena personil TMMD 102 tak hanya sebatas mengerjakan proyek pembangunan jalan lingkar diruas kampung Dodaiya Desa Laiyolo Baru saja tambahnya akan tetapi dalam waktu yang bersamaan personil TMMD juga akan lakukan pembersihan dan pengerukan kedalaman sungai Pusobang.

Lebih lanjut Personil TMMD 102, juga berkesempatan mengeloh material kayu batang kelapa yamh rencananya akan dijadikan sebahan baku pembangunan gazebo di kawasan Pandang-Pandang Beach.

Sambung Yuwono di Pandang pandang Beach ini merupakan salah satu lokasi pantai yang rencananya akan dicanangkan sebagai titik pengembangan kawasan ekonomi khusus pariwisata berbasis parawisata bahari, ungkapnya.

Sementara menurut Kapenrem 141/Tp-Bone, mengatakan bahwa di lokasi jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer ini, telah dibuatkan akta hibah oleh Pemerintah Desa Harapan, ujar Mayor Inf Mansyur Kapenrem 141/Tp-Bone. (*).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.