SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Bupati Pangkep, Curhat di Acara Halal Bi Halal Dinas Kesehatan
Bupati Pangkep, Curhat di Acara Halal Bi Halal Dinas Kesehatan

Bupati Pangkep, Curhat di Acara Halal Bi Halal Dinas Kesehatan

Foto, Bupati Pangkep H Syamsuddin Andi Hamid, 
saat menghadiri Halal Bihalal di Dinas Kesehatan Pangkep Jl Mawar.

SpiritNews. com.- Kegiatan Halal Bi Halal seusai hari raya Idul Fitri setiap Instansi baik Pemerintah maupun swasta masing masing melakukan hal yang sama.

Seperti yang dihadiri oleh H Syamsuddin Andi Hamid Bupati Pangkep  diacara Halal Bi halal di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan KabupatenPangkep di Jalan Mawar Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep Provinsi Sulsel, Selasa lalu.

Pada kesempatan tersebut H Syamsuddin Andi Hamid Bupati Pangkep,  di depan tenaga kesehatan, curhat terkait status mereka yang masih banyak Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Sementara berdasarkan pantauan awak media ini terlihat Panitia pelaksana Dinas Kesehatan mengambil tema halal bihalal “ Tingkatkan Kedisiplinan Aparatur Kesehatan Tentu Syarat Makna”.

Selain itu H Syamsuddin A Hamid menyampaikan tentang masih banyak tenaga kesehatan yang masih PTT, tapi dia disiplin, bahkan sebaliknya ada yang sudah jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi masih setengah-setengah dalam menjalankan tugasnya, katanya.

Dia mengaku sangat mengapresiasi tenaga kesehatan yang belum berstatus PNS tersebut karena menjalankan tugasnya hingga di pelosok desa.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan di Pangkep terus meningkat, sementara formasi untuk pengangkatan PNS, Pemkab belum bisa berbuat banyak.

"Tahun lalu ada beberapa tenaga kesehatan yang terangkat tapi programnya kementerian. Kalau kita di daerah mau mengangkat CPNS belum bisa karena anggaran belanja pegawai masih di atas 60 persen," ungkapnya.

yamsuddin menyebut, selain itu Pemkab juga sulit menaikkan status PTT menjadi PNS karena kebijakan yang harus sesuai aturan.

"Sabar-sabarlah, Pangkep,selalu butuh tenaga kesehatan dan saya sebagai bupati tentu tidak akan diam jika peluang ada untuk penambahan kuota PNS khusus tenaga kesehatan kita akan usahakan," jelasnya.(*).


Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.