ONLINE-SPIRIT.COM, INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Presiden Jokowi  : Kontestasi Politik Tahun Depan Jangan Mau Dikipas-Kipas
Presiden Jokowi  : Kontestasi Politik Tahun Depan Jangan Mau Dikipas-Kipas

Presiden Jokowi : Kontestasi Politik Tahun Depan Jangan Mau Dikipas-Kipas


Photo,Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada Penyerahan Sertifikat Tanah 
untuk Rakyat, yang diselenggarakan di Simpang Lima,Semarang,Jawa Tengah,
Pada Hari Senin Tanggal 9/10/2017,siang.

SpiritNews.com.- Kepala Negara (Presiden) Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi),meminta kepada semua pihak agar menjaga ketenangan, ketenteraman di kota dan kabupaten masing-masing,pada kontestasi politik tahun depan mulai dari pemilihan Presiden,Gubernur dan pemilihan Bupati/Wali kota,Ayo Kita Bersikap Dewasa.

Sementara pada kesemapatan itu,Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,menyampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia agar jangan sampai kita ini gampang dikipas-kipas dipanas-panasi.

Disampaikan pula bahwa kita ini saudara semuanya,saudara se-Provinsi Jawa Tengah, saudara sebangsa dan setanah air. Jangan sampai ada yang gampang dipanas-panasi,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, yang diselenggarakan di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10) siang.

Presiden mengingatkan,bahwa kontestasi politik itu hanya lima tahun sekali. Karena itu, ia meminta jangan sampai grejegan (konflik) dengan tetangga gara-gara pilihan gubernur, pilihan bupati, pilhan wali kota.

Selanjutnya Presiden Jokowi menuturkan bahwa kita harus tetep rukun dengan tetangga,harus tetap rukun dengan antar kampung,harus tetap rukun dengan saudara dan teman-temannya. Coblos,sudah jangan sampai kita ini sebagai bangsa besar nanti terpecah gara-gara urusan politik,tutur Presiden Jokowi.

Selain itu,menurut Kepala Negara, bangsa kita ini besar dan bermacam-macam. Beda suku, beda agama, beda bahasa daerah. Saat dirinya bertanya ke Duta Besar Singapura hanya ada 4 (empat) suku di Singapura, 4. Negara kita 714. Afghanistan, ada 7,ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kita 714 suku ini negara besar, tapi hati-hati jangan sampai ada gesekan diantara kita, ada sengketa, ada pertikaian diantara kita. Kita jaga ketenangan, kesejukan, persatuan, persaudaraan di antara kita,pesan Presiden seraya menambahkan, dirinya perlu mengingatkan ini karena setiap 5 (lima) tahun kita dengan kontestasi politik.

Pada kesempatan Jokowi menegaskan bahwa “Pilihan bupati, pilihan wali kota, pilihan gubernur, pilihan presiden,itu ya sudah,milih,pilih pemimpin-pemimpin kita yang paling baik,tapi jangan sampai grejegan dengan antar,dengan antar kampung, jangan. Saya titip,” tegas Presiden Jokowi seraya menambahkan, kalau sudah gesekan itu membetulkannya kembali sangat sulit.

Sambung Presiden Jokowi mengajak semua pihak untuk menjaga bersama, jangan sampai kita gampang dikipas-kipasi, dikompor-kompori ada kabar di media sosial yang negatif-negatif. Enggak, jangan. Jangan gampang terpengaruh oleh hal-hal seperti itu,tutur Presiden Jokowi.

Berdasarkan liputan awak media ini,nampak hadir pada kesempatan itu diantaranya ; Mensesneg Pratikno,Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil,dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (*) Sumber berita Sekretariat RI.


Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.