SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Kadiv Humas Polri,Polri Menjawab Tentang Isu Impor 5.000 Senjata
Kadiv Humas Polri,Polri Menjawab Tentang Isu Impor 5.000 Senjata

Kadiv Humas Polri,Polri Menjawab Tentang Isu Impor 5.000 Senjata

Photo Logo Polri

SpiritNews.com.- Kadiv Humas Polri,Irjen Polisi Setyo Wasisto : Seperti diketahui sejak tadi siang banyak yang menanyakan dan meminta konfirmasi serta mengklarifikasi tentang adanya informasi yang beredar.

Adanya barang yang terhambat atau tertunda prosesnya di bandara Soekarno-Hatta,dalam Konferensi pers malam hari ini, saya nyatakan bahwa barang yang ada di bandara Soekarno-Hatta yang dinyatakan senjata, adalah betul milik polri dan adalah barang yang sah.

Semuanya sudah sesuai dengan prosedur, mulai dari perencanaan kemudian proses lelang dan proses berikutnya sampai dengan di review oleh staf Irwasum dan BPKP,sampai dengan pengadaannya, pembeliannya oleh pihak ketiga dan proses masuk ke Indonesia.

Selanjutnya, barang tersebut masuk ke wilayah pabean di bandara Soekarno-Hatta. Dan Korbrimob sudah memberitahu dan minta rekomendasi kepada Bais TNI.dikutip dikronologi medsos Farid Reza Satria,Pukul 12:53 wita.

Prosedurnya memang demikian karena barang harus masuk dulu ke Indonesia kemudian untuk di karantina dan di tes oleh Bais TNI lalu dikeluarkan rekomendasi oleh Bais TNI apabila dalam pengecekan tidak sesuai maka dapat di eksport kembali tetapi dalam pelaksanaannya tidak pernah seperti itu karena memang ini bukan yang pertama untuk barang sejenis.(*) Live, Mabes Polri, Jakarta.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.