INDEPENDEN TERPERCAYA UTAMAKAN CEK AND RICEK

ONLINE-SPIRIT.COM,--SELALU MENDAHULUKAN, CEK DAN RICEK, DENGAN PRINSIP UTAMA NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA, DALAM PENYIARAN MENULIS SESUAI PAKTA, ITULAH MEDIA SPIRITNEWS " AYO JADIKAN KORAN DAN ONLINE-SPIRITNEWS.COM,BACAAN SEHARI HARI, SERTA MEDIA PEMBERITAAN DARI SEGALA KEGIATANNYA " PESTA DEMOKRASI TAK LAMA LAGI AYO SELURUH RAKYAT INDONESIA MENENTUKAN PEMIMPIN YANG TERBAIK UNTUK BANGSA DAN NEGARA YANG KITA CINTAI INI "
Pangdam Wirabuana Bersama Ribuan Warga Ikra Cinta Damai
Pangdam Wirabuana Bersama Ribuan Warga Ikra Cinta Damai

Pangdam Wirabuana Bersama Ribuan Warga Ikra Cinta Damai

Photo,Pangdam Wirabuana Mayjen TNI Agus SB,dengan ribuan warga Sulsel,
 khusunya yang di Kota Makassar,tepatnya di pantai losari.


SpiritNews.com.- “Kami ingin kedamaian, kami ingin Indonesia bersatu”,“Kami jangan dipecah belah, kami ingin Indonesia rukun “,“Berbeda beda tetapi tetap satu jua dalam NKRI”,“Perbedaan itu anugerah, Kedamaian itu berkah”,

Demikianlah beberapa pekik harapan dari orasi yang disampaikan Ketua FKIB Prof. Dr. H. Abd Rahim, Tokoh Pemuda M. Rezky Syahbana, Tokoh Agama H. Taslim S.Ag, Tokoh Mahasiswa Ketua Bem Unismuh, Tokoh Wanita Dr. Hj. Amrah,beserta puluhan ribu warga Makassar yang tumpah ruah di Anjungan Pantai Losari yang mengikuti acara Nusantara Bersatu, pagi hari Rabu (30/11).

Mereka warga Kota Makassar berbaur dalam berbagai profesi, mulai dari Prajurit TNI, Kepolisian Daerah Sulsel serta pegawai negeri Daerah Sulsel maupun Pemkot Makassar serta instansi lainnya, termasuk organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, siswa SMP dan SMA. Dari nelayan, tukang bakso, pedagang sayur, tukang batu/kayu menyerukan kebersamaan. Umat Islam, Kristiani, Hindu, Budha dan Konghucu mengajak kerekatan, harmoni dalam keberagaman. Bugis, Makassar, Jawa, Melayu, Sunda dan lain-lain juga menghimbau kebersamaan dalam kebhinekaan. 
 
Yang tua, yang muda bersama-sama mendambakan persatuan dan kesatuan untuk keutuhan NKRI. Semua sepakat mengikrarkan kedamaian. Kedamaian Makassar untuk masa depan NKRI yang lebih maju.

Pembacaan doa agar Indonesia, khususnya Makassar dalam kedamaian di ucapkan secara bersama oleh Prof. Dr. H. M. Ghalib, MA (mewakili umat Islam), Pendeta Martinus (mewakili umat Protestan), Pastor Tungli (mewakili ummat Katolik), Pinandita Wayan Nedra (umat Hindu), Ir. Yongris (Umat Budha), dan Ir. Haris Hartono (Umat Konghucu).

Pangdam Wirabuana, Mayjen TNI Agus S.B bersama Gubernur Sulsel, Kapolda Sulsel, dan pejabat Forkopimda lainnya, Walikota Makassar, pejabat SKPD Sulsel dan kota Makassar turut menghadiri acara gelar kebangsaan serentak di seluruh tanah air tersebut, dengan thema ” Nusantara Bersatu : Indonesia-ku, Indonesia-mu, Indonesia kita bersama”. 

Tidak lupa, Pangdam mengapresiasi sikap masyarakat Kota Makassar yang secara sukarela mengikrarkan bersama-sama pentingnya kedamaian, dan menitipkan pesan moral bahwa dalam harmoni keberagaman, perbedaan itu anugerah, damai itu indah. 
 
Dimana ada persatuan maka disitu senantiasa hadir kemenangan.
”Perbedaan jangan dirusak, perbedaan jangan diperlebar, sebaliknya jadikanlah perbedaan menjadi kekuatan dan sekaligus kebanggaan.” tegas Pangdam Wirabuana.(*),Sumber berita Pendam VII/Wirabuana.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.