SPIRITNEWS.COM INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: PT. LAZUARDI BUKIT BINTANG NOMOR AHU-0041037.AH.01.TAHUN 2018, PENGESAHAN BADAN HUKUM PERSERO TERBATAS, DITETAPKAN DI JAKARTA 30 AGUSTUS 2018, NOMOR DAFTAR PESEROAN NOMOR AHU-0113857.AH.01.11. TAHUN 2018 TANGGAL 30 AGUSTUS 2018, * SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Pengawas Internal, Apresiasi Panitia Uji Akademik Tantama Transparan dan Buka bukaan
Pengawas Internal, Apresiasi Panitia Uji Akademik Tantama Transparan dan Buka bukaan

Pengawas Internal, Apresiasi Panitia Uji Akademik Tantama Transparan dan Buka bukaan

Foto, Kompol H Ridwan, Perwakilan Inspektorat selaku 
pengawas Internal Pada Penerimaan Casis Tantama, Panda Polda Sulsel.

SpiritNews.com.- Penerimaan Calon Anggota Polri Secara Terpadu, di Tahun Anggaran 2018, dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dimana aturan penerimaan dari Assdm Mabes Polri, di minta semua panda harus mempertahankan slogam rekrukmen dengan prinsip BETAH yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.

Pada kesempatan itu Kompol H Ridwan Kasubag Dumas Itwasda Polda Sulsel, berharap rekrukmen Calon Anggota Polri di Panda Polda Sulsel tetap mengutamakan Transparan dan Netralitas pada casis tantama.

Terkait dengan penerimaan Catar Akpol di Tahun Anggaran 2018, anak saya juga lulus tetapi tidak terpilih untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan kedua, dan anak kami itu sudah dua kali namun belum ketemu dengan reskinya, yang terpenting disini penerimaan calon anggota polri secara terpadu harus transparan dan buka-bukaan.

Selain itu, H Ridwan menjelaskan bahwa sebanyak 66 Orang, casis tantama yang ikut uji  akademik dan berdasarkan hasil peringkiman dari Panitia Akademik dinyatakan bahwa Memenuhui Syarat (MS) 14 Orang sedangkan Tidak Memenuhui Syarat (TMS)  sebanyak 52 Orang, sehingga yang berhak mengikuti kesehatan kedua sebanyak 14 Orang, kata H Ridwan. (*).


Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.