ONLINE-SPIRIT.COM, INDEPENDEN TERPERCAYA

****ONLINE-SPIRIT.COM****DITERBITKAN OLEH: YAYASAN SPIRIT NURHIKMAH,*NOMOR : 12.AKT-NH/ SKU-IV/2015 SK PENGESAHAN KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM,****NOMOR AHU - 0005801.AH.011.04/TAHUN 2015 , TANGGAL: 20 APRIL 2015*,SELALU MENDAHULUKAN CEK DAN RICEK,DENGAN PRINSIP NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA,DALAM PENYIARAN DENGAN MENULIS SESUAI PAKTA,ITULAH KORAN SPIRITNEWS "JADIKANLAH KORAN SPIRITNEWS DAN ONLINE-SPIRIT.COM,BACAAN SEHARI HARI,SERTA MEDIA PEMBERITAAN SEGALA KEGIATANNYA "****
Daeng Kenna,Polisikan Oknum Lelaki Baco Daeng Sutte
Daeng Kenna,Polisikan Oknum Lelaki Baco Daeng Sutte

Daeng Kenna,Polisikan Oknum Lelaki Baco Daeng Sutte


Photo,Rumah Pr.Daeng Kenna pemilik pohon mangga harum manis,
yang ditebang oknum Lelaki Baco Daeng Sutte.

SpiritNews.com.- Koran Spiritnews.com.- Lelaki Baco Daeng Sutte dipolisikan akibat menebangan 3 (tiga) batang pohon mangga harum manis, pohon kakao dan pohon tammate (tanaman jarak) tanpa sepengetahuan dan seizin pemiliknya Pada Hari Selasa Pagi Pada Tanggal 18 Juli 2017,sekitar 09:05 wita,tepatnya di Dusun Bontomaero (Masele),Desa Maccini Baji,Kecamatan Bajeng,Kabupaten Gowa.

Sementara berdasarkan keterangan pemilik Pohon Mangga Harum Manis tersebut menuturkan bahwa pelakunya adalah seorang lelaki bernama  Baco Dg Sutte, dengan menggunakan Kapak, Parang dan tali,ujar korban.

Dikatakannya bahwa pohon yang ditebangan tersebut berada dalam pekarangan depan rumah Fatima Dg Kenna(korban) serta menghuni dalam gubuk itu seorang diri,hal itu lihat oleh saksi Perempuan Irnawati (saksi) melihat langsung kejadian tersebut.

Hal tersebut dilakukan oleh pelaku pada saat mmemilik rumah (Dg Kenna) tidak ada di rumahnya,karena keluar mencari nafkah untuk kehidupan sehari harinya, apalagi Daeng Kenna sudah lama berstatus janda dan sekarang masuk kategori tua, sedangkan Lahaya Dg Ngalle(suami korban) sudah lama meninggal Dunia dierkirakan sudah sekitar 20 an tahun,ucap Daeng Kenna.

Rumah yang di tempati Fatimah dg kenna adalah peninggalan dari Almarhum suaminya, sementara tempat/lahan yang di banguni rumah tersebut adalah warisan dari Molani bin sampe(bapak korban), sedangkan ibunya bernama Bulaeng dg ti’no.

Molani bin sampe (bapak korban) meninggal dunia di usia 70 tahun, pada hari jum’at, tanggal 18 maret 1995,sesuai dengan surat kematian No. 63/DMB/III/1995 yang sementara yang menjabat sebagai Kepala Desa saat itu adalah Muhtar Mansyur,ucapp korban.

Sebelum meninggal, Almarhum Molani bin Sampe meninggalkan  beberapa warisan termasuk sebidang tanah (pa’ballakang) dengan luas 0,10 Are, kepada Fatima binti Molani dan saat ini dalam pembayaran pajak bumi bangunan(PBB) sudah atas nama Fatimah binti Molani.

Selanjutnya dari keterangan Daeng Kenna (korban) saat di konfirmasi oleh awak media ini,menjelaskan bahwa dirinya tidak ada dirumah pada saat kejadian penebangan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada hari itu saya keluar meninggalkan rumah pagi-pagi, sekitar pukul 06.30, guna mencari sesuap nasi untuk kebutuhan biaya hidup sehari hari.

Serta saya tinggal di dalam gubuk seorang diri, hanya terkadang sekali kali datang cucu yang menemani bermalam, karena kasihan melihat kondisiku tinggal seorang diri tanpa ada pendamping yang mencarikan saya uang belanja, karena suamiku pun sudah lama meninggal.

Sementara kasus penebangan pohon tersebut yang di lakukan oleh baso dg sutte, saya tidak mengetahui apa salah dan dosaku dengan pelaku, sehingga pelaku datang merusak atau menebang tanam yang ada di depan rumahku,katanya.

Selain itu,dijelaskan bahwa  Baco Daeng Sutte bukan siapa-siapa saya  dan tidak ada hubungan keluarga sama skali, inilah yang membuat hati saya sangat sedih sampai saya meneteskan air mata pada saat di ceritakan oleh saksi mata(irmawati),  ‘’ ungkap korban menangis terharu.

Disisi lain, setelah 5(lima) dari anak korban mengetahui kejadian tersebut, mereka masing-masing mengarah turun untuk mendampingi orang tua mereka menuju sungguminasa di kantor Polisi Polres Gowa sekitar pukul 18.30 wita,sehabis sholat magrib hari itu juga.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LBB / 644 / VII /2017 /SPKT RES GOWA tanggal 20 juli 2017 , atas nama pelapor Fatima dg kenna, tempat Masale umur 70 tahun, alamat Desa Maccinibaji dusun masale Kec.Bajeng Kab. Gowa, Perkara Pengrusakan, sedangkan Terlapor atas nama BACO DG SUTTE alamat Dusun Parangrea Desa Maccinibaji Kec. Bajeng Kab. Gowa.(ds) bersambung episode selanjutnya.(*).


 

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.