INDEPENDEN TERPERCAYA UTAMAKAN CEK AND RICEK

ONLINE-SPIRIT.COM,--SELALU MENDAHULUKAN, CEK DAN RICEK, DENGAN PRINSIP UTAMA NETRALITAS, AKUNTABEL SERTA TERPERCAYA, DALAM PENYIARAN MENULIS SESUAI PAKTA, ITULAH MEDIA SPIRITNEWS " AYO JADIKAN KORAN DAN ONLINE-SPIRITNEWS.COM,BACAAN SEHARI HARI, SERTA MEDIA PEMBERITAAN DARI SEGALA KEGIATANNYA " PESTA DEMOKRASI TAK LAMA LAGI AYO SELURUH RAKYAT INDONESIA MENENTUKAN PEMIMPIN YANG TERBAIK UNTUK BANGSA DAN NEGARA YANG KITA CINTAI INI "
KPK,Pekan Depan Akan Periksa Setya Novanto
KPK,Pekan Depan Akan Periksa Setya Novanto

KPK,Pekan Depan Akan Periksa Setya Novanto


Foto,Ketua DPR-RI bersama Ketua KPK Republik Indonesia


SpiritNews.com.- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)menurut penyidik KPK  telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto,pada Hari Selasa,Tanggal 13 Desember 2016.

Dijelaskan pula bahwa Setya sedianya akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Diungkapkan oleh Jubir KPK bahwa KPK sudah mengirimkan surat panggilan untuk Setya Novanto, Ketua DPR RI, terkait kasus e-KTP," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jumat, 9 Desember 2016.

Dijelaskan Febri, Setya akan dimintai klarifikasi sejumlah hal mengenai korupsi proyek senilai Rp2,3 triliun itu. Namun ia mengaku belum mengetahui rincian pemeriksaan nantinya.

"Penyidik akan mengklarifikasi sejumlah informasi untuk memperdalam penyidikan kasus tersebut," kata Febri.

Sebelumnya Setya Novanto disebut-sebut sebagai salah satu penerima uang korupsi e-KTP oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang menjadi terdakwa sejumlah kasus korupsi.

Dalam proyek senilai Rp5,3 triliun ini, KPK baru menjerat dua orang tersangka. Mereka adalah Pejabat Pembuat Komitmen Proyek e-KTP, Sugiharto dan mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman.

Pada kesempatan itu pula ditegaskan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo berkali-kali menegaskan pihaknya tak akan berhenti di kedua tersangka itu karena jumlah korupsi yang sangat besar,tegasnya.(Viva.co.id-SpiritNews).

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.